Pengurus Baru IKA PKn UPI Periode 2020-2025 Terbentuk

Kegiatan

Ikapkupi—-Kepengurusan baru,  Ikatan Alumni Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia (IKA PKn UPI) periode 2020-2025 resmi terbentuk. Organisasi ini sebagai  wadah berkumpulnya para alumni PKn UPI. Surat Keputusan Pengurus IKA PKn UPI sudah ditandatangani oleh Ketua Umum dan sekjen dan disampaikan kepada para jajaran pengurus.

Iip Hidayat,  Ketua Umum IKA PKn UPI periode 2020-2025 mengatakan sehubungan dengan masih merebaknya corona maka pertemuan pengurus dipending. “Insya Allah selepas wabah corona berakhir akan ada pertemuan pengurus di Gedung Sate Bandung,” ujar Kepala Biro setda Provinsi Jabar.

Iip berharap hadirnya pengurus IKA PKn UPI periode 2020-2025  dapat mewadahi para alumni yang ada.  Selain itu IKA PKn UPI dapat menjembatani silaturahmi antaralumni, menjadi wadah alumni yang menginspirasi dan membanggakan, sebagai integrator sinergitas alumni dan civitas akademi.

“Kita mencoba menghimpun alumni yang mampu mendorong peningkatkan kebanggaan alumni dan menjadikan alumni yang menginpirasi, membangun sistem jejaring alumni yang kuat dalam meningkatkan sinergitas alumni dan civitas akademi, berlandaskan kebersamaan dan kekeluargaan, menciptakan program-program berbasis kemampuan alumni yang saling menguntungkan terhadap hubungan alumni dan berkontribusi dalam pembangunan nasional,” terangnya.

Terpisah Sekretaris Jenderal IKA PKn UPI, Cecep Darmawan mengemukakan susunan pengurus mengakomodir semua potensi dari setiap angkatan. “Pengurus kali ini mempertimbangkan unsur keterwakilan angkatan. Selain itu tak kalah penting melihat potensi dan kemampuan personil,” ungkap Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Kebijakan Publik, Inovasi Pendidikan dan Pendidikan Kedamaian LPPM UPI ini.

Dalam susunan kepengurusan terdapat empat bagian. Dewan pembina, dewan penasehat, dewan pakar, dan dewan pengurus. Duduk di dewan pembina yaitu Dekan FPIPS dan Ketua Departemen PKn FPIPS UPI. Dewan Penasehat terdapat (9) sembilan nama meliputi Prof. Dr. Drs. H. Muhammad Nu’man Somantri, M.Sc., Prof. Dr. Endang Sumantri, M.Ed., Prof. Dr. Idrus Affandi, S.H. , Dr. Burhan Dahlan, S. H.,  M. H., Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., Prof. Dr. Dedy Mulyasana, M.Pd., Prof. Dr. Aim Abdul Karim, M.Pd., Prof. Dr. Wahyu, M.S., dan  Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.

Sedangkan dewan pakar diisi 14 (empat belas) nama yaitu Prof. Dr. Abdul Azis Wahab, MA., Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si., Prof. Dr. Suwarma Al Muchtar, S.H., M.Pd., Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si, Prof. Dr. Sapriya, M.Ed., Prof. Dr. Kokom Komalasari, M.Pd., Dr. Dadang Sundawa, M.Pd., Dr. Rahmat, M.Si., Dr. Iim Siti Masyitoh, M.Si., Dr. Muhammad Halimi, M.Pd., Dr. Komala Nurmalina, M.Pd, Dr. Yadi Ruyadi, M.Si., Dr. Syahrial Syarbani, dan  Dr. Prayoga Bestari, M.Si.

Adapun dewan pengurus terdapat 75 (tujuh puluh lima) orang. Posisi Ketum dijabat Iip Hidayat, Sekjen Cecep Darmawan, dan Bendum Leni Anggraeni. Dalam jajaran dewan pengurus ini terdapat 12 (dua belas) bidang ditambah koordinator wilayah dan koordinator luar negeri. Setiap bidang terdapat 3-5 personil.

“Insya Allah personil yang menempati bidang sosok-sosok alumni yang kompeten. Memiliki kemampuan dan talenta sesuai bidangnya,” pungkas sekjen Cecep Darmawan.

***

(Deni/Ikapknupi/2020)