Usep Saefulloh Dinobatkan Sebagai Peserta Berprestasi Peringkat Pertama Pembekalan Guru Inti PPKn

Prestasi

www.pkn.ika.upi.edu | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan salah satu alumni PKn UPI. Usep Saefulloh, S.Pd angkatan 2001 yang juga staf edukatif  di SMP Plus Pagelaran, Cisalak,  Subang ditetapkan sebagai Peringkat Pertama mapel PPKn pada kegiatan Pembekalan Guru Inti Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi (9-15/11/ 2019) lalu.

Usep mendapat penghargaan dari Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (P4TK PKn IPS) yang berpusat di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Tak mudah Usep mendapat penghargaan itu. Ia musti bersaing dengan rekan-rekan sesama Guru Inti (GI) yang berasal dari Kabupaten Subang, Karawang, Cianjur, bahkan luar Provinsi Jabar. Adapun peserta yang mengikuti pembekalan Guru Inti sebanyak 200 guru PKn dan IPS yang terpilih dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia.

“Penilaiannya lumayan ketat. Mulai dari tes awal dan tes akhir, penilaian sikap seperti  aspek kerjasama, disiplin, tanggungjawab, dan keaktifan,” ujarnya.  

Usep menambahkan penilaian juga berkaitan dengan kemampuan menerima materi, mengerjakan tugas individu dan kelompok, mengemukakan pendapat dan bertanya jawab, serta berinteraksi dengan fasilitator dan peserta lain. Terakhir adalah penilaian keterampilan meliputi pembelajaran dari ketuntasan dan kualitas pengerjaan tugas/LK, presentasi dan kegiatan lain yang dikembangkan oleh fasilitator.

Masih menurut Usep UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan adanya pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagai aktualisasi dari profesi pendidik. Dalam rangka merealisasikan hal itu, Kemendikbud melalui Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan di tahun 2019 melaksanakan program pengembangan keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi.

“Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembinaan guru dalam merancang, melaksanakan sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher Order Thinking Skill/HOTS) yang terintegrasi 5 (lima) unsur utama penguatan pendidikan karakter (PPK) dan literasi dalam rangka mencapai kecakapan abad 21,” pungkasnya.

(Deni/IkaPknUpi)