Tini Sugiartini Jadi Narasumber Membangun Karakter Bangsa

Kiprah Alumni

www.pkn.ika.upi.edu | Tini Sugiartini, M.Pd. alumni angkatan 1988 tampil menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa tahun 2019. Kegiatan itu digelar oleh Kesbangpol Kabupaten Bogor bertempat di Hotel Indra Djaya, Puncak, Bogor, Selasa (12/11/2019) lalu.

Tini yang juga Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat itu mendapat penugasan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pesertanya para anggota IKAPRI (Ikatan Putra/Putri Korpri) Kabupaten Bogor.

Ia menyampaikan makalah dengan judul “Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa dalam Membangun Karakter Bangsa.” Menurutnya nilai-nilai luhur budaya bangsa adalah nilai-nilai dasar yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat bangsa Indonesia, yang diwariskan kepada generasi mudanya.

“Sebenarnya ketika berbicara tentang nilai-nilai luhur budaya bangsa, sama halnya dengan membahas tentang karakter bangsa,” tuturnya.

Tini juga turut menjadi pembicara dalam Diskusi Class Series 2019 Komunitas Guru Masagi yang digelar di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Tini mengupas tentang Menyontek Embrio Korupsi. Ia menekankan betapa buruk karakter siswa jika sejak sekolah sudah diajarkan berbuat curang.

“Mencontek itu biasanya terjadi saat siswa tengah melaksanakan ujian. Banyak faktor yang menyebabkan siswa mencontek. Diantaranya kurang percaya diri, orientasi nilai tinggi, dan malu bila mendapatkan nilai jelek,” terangnya.

Tini merupakan salah satu alumni yang meniti karier jadi guru dan saat ini dipercaya menjadi pengawas SMK pada Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah VII meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Tini bercerita selama kuliah di PKn UPI termasuk mahasiswa yang biasa saja. “Mengalir seperti air… Walaupun tidak termasuk dalam kelompok mahasiswa menonjol tapi nggak kurang juga… yach, kelompok yang sedang-sedang saja… tapi cukup aktif juga di organisasi, walaupun belum pernah menjadi pengurus… biasa saja… hanya sebagai kru pelaksana,” ungkapnya. Ia begitu terkesan dan merasa senang masuk ke IKIP tahun 1988 dan lulus tahun 1993. Jadi Tini saat masuk masih IKIP, saat lulus jadi UPI.

Saat ditanya teman seperjuangan di kampus, Tini mengakui ada semacam rasa minder. Mengapa? Karena teman seangkatannya sudah sukses semua, sudah jadi “orang.” Ia menyebut beberapa teman seangkatan yang sekarang mengabdi di kampus seperti Dr. Siti Nurbayani, Prof. Karim Suryadi, dan Prof. Cecep Darmawan. “Da aku mah apa atuh dibandingkan beliau-beliau,” ujarnya sembari tersenyum.

Ia pun mengakui pengalaman saat di organisasi kampus begitu sangat berdampak. Bahkan sangat berharga. “Melalui organisasi kampus, alhamdulillah saya mendapat kesempatan memperoleh beasiswa ikatan dinas, jadi setelah lulus, langsung jadi PNS,” ujar guru SMKN 13 Bandung itu.

Tini sangat bersyukur, apa yang diperolehnya semenjak mulai kuliah sampai sekarang. Semua tak lepas karena nurut dan do’a orang tua, yang mengharapkan salah satu anaknya menjadi guru. Rupanya harapan orang tuanya terkabul. Ia menjadi guru bahkan kini menjadi pengawas. Di sela tugas kedinasan Tini juga seringkali mendapat tugas menjadi narasumber. Aktivitas yang menyenangkan baginya karena dapat berbagi. “Alhamdulillah..,” pungkasnya.

Wilujeng Teh Tini. Sukses selalu. Teruslah berkiprah!

(Deni/IkaPknUpi)

1,913 thoughts on “Tini Sugiartini Jadi Narasumber Membangun Karakter Bangsa

  1. The editors will have a look at it as soon as possible. Are you sure you want to delete your template? Magazine: SK Pengurus IKA PKn UPI Periode 2020-2025 Revisi.

  2. Pingback: online drug store
  3. Pingback: deiun.flazio.com
  4. Pingback: canada viagra
  5. Pingback: gewrt.usluga.me
  6. Pingback: canadian pharmacy
  7. Pingback: hekluy.ucraft.site