Sekjen IKA PKn Narasumber Kuliah Umum di FISIP Unla

Kiprah Alumni

www.pkn.ika.upi.edu | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Langlangbuana (Unla) Bandung mengadakan Kuliah Umum bagi Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Ikawula Unla di Wisma Buana, Unla, Rabu (3/10/2019). Sekjen IKA PKn UPI  Prof. Dr. H. Cecep Darmawan, S.Pd., S.Ip., M.Si., M.H. didaulat menjadi  narasumber tunggal. Materi yang disampaikan berjudul “Peranan Ilmu-ilmu sosial dan politik dalam pembangunan di era governansi digital: peluang dan tantangan”.

Cecep memaparkan beberapa hal, diantaranya peranan ilmu-ilmu sosial dan politik dalam governansi digital sangatlah penting dan itu tergantung kepada para akademisi ilmu-ilmu sosial dan politik dalam mengemban tugas-tugas keilmuannya secara profesional dan tanggungjawab sosial.

Dalam pandangannya kemajuan ilmu sosial sangat tergantung kepada kekuatan hasil riset para ilmuwan sosial. “Seperti diketahui bahwa riset-riset ilmu-ilmu sosial terkadang lebih rumit dibandingkan dengan riset ilmu-ilmu alam, disebabkan antara lain karena objek kajian ilmu sosial sangat dinamis, relatif subjektif, dan terkadang kasuistik yang agak sulit digeneralisasi,” terangnya.

Peserta Kuliah Umum FISIP Unla

Namun demikian menurut Cecep ilmu-ilmu sosial memberikan sumbangsih yang besar bagi kemajuan pembangunan suatu bangsa. Ilmu-ilmu sosial menawarkan suatu kerangka berpikir ilmiah, tidak hanya berkenaan dengan ilmu dan pengetahuan social (knowledge), tetapi juga erat kaitannya dengan sikap, perilaku, dan keterampilan (attitude, behavior, and skill) warga bangsa yang merupakan modal sosial (social capital) bagi pembangunan nasional. Sebagai modal sosial, unsur terpenting dalam pembangunan nasional adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM), agar warga bangsa selain menjadi warga negara yang cerdas juga memiliki karakter dan moralitas yang baik (good and smart citizen).

Ia menekankan untuk mengembangkan ilmu-ilmu sosial dan politik sudah semestinya kaum akademisi di perguruan tinggi khususnya yang bernaung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), melakukan berbagai kontemplasi, riset-riset sosial politik, menulis buku-buku ilmiah, publikasi pada jurnal-jurnal ilmiah nasional dan internasional, dan menciptakan inovasi-inovasi yang relevan bagi pembangunan.

“Ilmuwan sosial dan politik harus  terus melakukan refleksi keilmuannya agar menjadi akademisi yang “trend setter” dan menjadi model perubahan bagi kemajuan pembangunan,” pungkasnya.

(Deni/IkaPknUpi)