“Panacea” Kampanye

Opini
Oleh : Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si.  
Dekan FPIPS UPI  
Dewan Penasehat IKA PKn UPI 
 

KEMUNCULAN baliho kandidat di pinggir jalan dan di tempat-tempat umum di daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak periode kedua 15 Februari 2017 tak luput dari perhatian mahasiswa. Saat berdiskusi tentang makna baliho dan arti kampanye bagi kandidat dan pemilih dalam kelas sosilogi politik terungkap gambaran satir.

Meski muncul jauh sebelum masa kampanye, kemunculan baliho tokoh yang menisbatkan dirinya dengan seleksi kepemimpinan di daerahnya tetap dibaca sebagai bagian dari kampanye. Sesuai dengan asal-usul katanya yang terhubung dengan kanvas, dalam ruang kampanye, kandidat bebas menggoreskan apa pun, termasuk sesuatu yang hanya dipahami dirinya, namun asing bagi calon pemilih.
 
Para mahasiswa, juga saya, tidak tahu latar belakang mereka yang nampang di baliho. Saya coba tanya mahasiswa yang tinggal di Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Bekasi (tiga daerah di Jawa Barat yang akan menggelar pilkada serentak 2017), jawabannya sama: menggelengkan kepala.

Para kandidat dikesani muncul tiba-tiba. Kecuali petahana, deposit politik (modal pengalaman yang relevan untuk menangani urusan yang akan menjadi kewenangannya) mereka tak terungkap. Lebih gelap lagi tentang alasan mereka maju dalam pilkada, dan untuk alasan apa pemilih harus menjatuhkan pilihannya kepada dia.

Dalam konteks seperti ini, wajar bila mahasiswa memaknai kampanye sebagai ruang narsis para calon kepala daerah. Ada juga yang menganggap sebagai jarum suntik yang berisi virus politik. Tak sedikit pula yang menganalogikannya dengan bimbingan tes, yang membantu mengatrol kesiapan murid menghadapi ujian.

Pengetahuan yang terbatas tentang calon membuat hari pemilihan bukan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Keharusan memilih salah satu pasang calon di antara sekian pasang kandidat yang sama-sama tidak dikenal tak ubahnya Karnadi bandar bangkong yang disuguhi puding jeli, jangankan bisa menebak rasanya, lihat bentuknya saja baru, dan ketika mau disantap tidak bersahabat dengan sendok (Kisah lengkapnya dapat dibaca dalam buku “Rusiah Nu Goreng Patut”, karena licin dan sulit dipotong-potong maka puding jeli tersebut “diselewegkeun”, ditelan bulat-bulat).
 
Meski intensitas kampanye tidak berbanding lurus dengan hasil positif di ujung kontestasi, tim pemenangan menaruh perhatian serius dalam mempersiapkan masa kampanye. Bukan hanya membentuk tim kampanye, mereka pun merumuskan materi dan jenis pendekatan yang dibutuhkan, serta menugaskan tokoh-tokoh populis dan berngengaruh sebagai juru kampanye.
 
Namun yang mencengangkan, petahana yang akan kembali maju seolah tidak mau ketinggalan berebut tempat di pinggir jalan. Foto mereka pun dipajang, dengan ukuran yang tak kalah besar tak ubahnya pendatang baru. Apakah ini gejala petahana kurang percaya diri, mengokohkan ketokohan, atau sekadar ikut “menyosialisasikan” perhelatan politik lima tahunan di daerahnya?
 
Fakta hasil kajian komunikasi politik atau sosiologi politik konsisten bahwa kampanye bukan panacea (obat mujarab), meski kontribusinya tidak bisa dipandang remeh. Meski ada pemilih yang terpersuasi lewat kampanye, lebih banyak pemilih membuat keputusannya berdasarkan aspek-aspek yang tak terkait langsung dengan peristiwa kampanye. Dua aspek yang paling sering disebut adalah keterkenalan tokoh jauh sebelum kampanye, dan diskusi selepas kampanye terkait seorang tokoh. Dua aspek ini dapat dilihat dari fragmen kampanye Pemilu Amerika 1952.
 
Kehadiran Adlai E. Stevenson sebagai kandidat presiden yang diusung Partai Demokrat pada Pemilu Presiden Amerika 1952 mampu menghibur publik Amerika. Saat di panggung kampanye, Stevenson mahir mengolah kata dan tetap menjaga kesantunan perilakunya. Kehadirannya mengesankan sebagai sosok negarawan yang terpelajar.
 
Stevenson bukan hanya dikenal sebagai salah satu kandidat Presiden AS yang fasih berpidato, namun juga mampu menawarkan analisis mendalam mengenai beberapa masalah yang melilit negeri Paman Sam tersebut. Sayangnya, kecerdasan Stevenson tak cukup meyakinkan mayoritas pemilih.
 
Sebagian besar pemilih menjatuhkan keputusannya untuk Dwight D. Eisenhower, Panglima Tertinggi North Atlantic Treaty Organization (NATO), sekaligus sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam invasi D-Day dan mengalahkan teror Nazi. Meski tidak lebih spektakuler di panggung kampanye, Eisenhower lebih bergema namanya justru karena sepak terjangnya jauh sebelum masa kampanye. Bahkan jauh sebelum Pemilu 1952, Eisenhower pernah ditawari untuk maju dalam kandidasi Presiden AS namun menolak. Namun pada 1951, ia melepas topi bajanya, dan memutuskan maju dalam pemilihan Presiden Ameria, dan keluar sebagai pemenang.
 
Kemunculan Eisenhower menemukan momentumnya. Banyak calon pemilih mengindentifikasi Eisenhower sebagai mirip dengan anggota keluarga, atau representasi tokoh heroik yang menjadi pujaan mereka.
Mengapa pemilih lebih mudah terpersuasi pesan yang diterima di luar konteks kampanye? Di luar konteks kampanye, pemilih dapat berdiskusi dengan sesama pemilih secara personal, informal, dan dengan bias yang mudah dikenali. Pemilih paling tidak terpelajar pun tahu, pesan yang dibangun lewat kampanye sarat bias dan penuh dramaturgi. Karena itu, bagi pemilih pesan kampanye tak sebening kata yang dipertukarkan dalam seting alami, yang tanpa basa-basi, dan diyakini kejujuran maksudnya.
 
Kampanye bukan panacea. Kampanye pun bukan zat pemutih yang mampu menghapus noda sosial politik, atau kaca mata ajaib yang mampu menyulap realitas buram menjadi terang benderang. Kampanye hanya mengukuhkan realitas yang sudah terbangun.
 
Kiprah yang dirasakan publik jauh sebelum masa kampanye lebih meyakinkan ketimbang dramaturgi yang dipertontonkan selama kampanye. Bila Anda berniat maju dalam kadidasi jabatan publik, terlibatlah lebih intens dalam menangani masalah-masalah sosial di sekitar Anda. Meski teknik kampanye kian canggih, namun keperkasaannya takkan menandingi pelayanan sosial yang menyentuh warga, yang akan disimpan sebagai deposit di laci kartu suara mereka.***

Sumber Pikiran Rakyat 

1,134 thoughts on ““Panacea” Kampanye

  1. Freemake Video Converter Crack
    Freemake Video Converter Crack is the most popular video converter, changes video and motion pictures between 500+ organizations and devices for free. and devices for free, Convert to MP4, MP3, AVI, WMV, DVD, iPhone, Android. Similarly, Convert video records of any size or configuration. Freemake Video Converter gives a decent determination of yield alternatives, including AVI, WMV, MPG, and MP4. It can likewise copy recordings to DVD or Blu-beam and has preset profiles for games supports, cell phones, and tablets. You can even fare the video directly to YouTube (on the off chance that you need considerably more devices, investigate our gathering of the best free video editors).

  2. Cracked Here is a useful place where you can easily find Activators, Patch, Full version software Free Download, License key, serial key, keygen, Activation Key and Torrents. Get all of these by easily just on a single click.

  3. Cracked Here is a useful place where you can easily find Activators, Patch, Full version software Free Download, License key, serial key, keygen, Activation Key and Torrents. Get all of these by easily just on a single click.

  4. PhpStorm Crack mac 2022 Torrent all work will be monitored accurately. With broken PHPS brings the support of PHPDook Linux, code manager, quick fix, and much more. This will help you to write down a good number and save it. In addition, the cracked PhpStorm Linux provides recovery and rewriting code for resizing and reversing, moving, erasing line adjustment, and much more.

  5. UnHackMe Pro Crack Key offers four options. You can add your account, scan Windows startup results, and play antivirus software. After the login search, you can choose what to do with each of the known issues.

  6. WinZip Pro Crack, add-ons can quickly communicate to your friends and business partners through your excellent email client, various social networks, and your cloud service. Add tools to have photo files to change resolution decisions in multiple resolutions until they are entered with a watermark when it comes to change.

  7. Windows 11 Activator Crack Latest is a stalwart and most advanced tool to fully activate all Windows 11 versions. By this most advanced activator by Procrackerz, Windows 11 users can activate all versions. It helps to activate Windows 11 Pro Education, Enterprise, Education, Windows 11 for Home, and many more. Introducing Crack for Windows 11 is making a difference in your digital lifestyle. Microsoft has not released any new Windows since launching Windows 10.

  8. Redshift Render Crack is a versatile software for 2D and 3D rendering. You know there is much famous software in the world to render. This is a worldwide and most popular software for the graphics system. It allows users to detect the nature of work and put all user requirements into physical designs. Plus, this is a fast GPU processor. Overall, he defends all 3D graphics and 2D graphics work. Produce the best and enchanting quality of your project of any art. So in this way you can make a wonderful and amazing design.

  9. Cracked Here is a useful place where you can easily find Activators, Patch, Full version software Free Download, License key, serial key, keygen, Activation Key and Torrents. Get all of these by easily just on a single click.

  10. Minitool Power Data Recovery Cracked Here is a useful place where you can easily find Activators, Patch, Full version software Free Download, License key, serial key, keygen, Activation Key and Torrents. Get all of these by easily just on a single click.

  11. It is one of the best information which you are providing. I love your blog because it totally full of informative posts. You are nice one and thanks for sharing. It is very nice and informative blog through which we gain a lot information for our some purpose. you did a great job and i appreciate your effort. Very nice share and keep on sharing.

  12. “I just want to say that your article is just as great. The clarity of your message is simple
    excellent and I can assume that you are an expert on this matter.
    I came here looking for advice and also discovered a platform that can help me do it too. Thanks
    Kerish Doctor Crack

  13. If you are interested in Android Apps, PC Softwares and MAC Applications then you can visit our official websites for registered applications where you can download full free without paying any charges.

    Nexus Crack

  14. PotPlayer 1.7.21612 Crack + License Key Free Download PotPlayer Crack is a free Multimedia player that supports a variety of different video codecs and formats. Now Daum PotPlayer already includes built in codecs, eliminating the need for manual installation. It also supports Digital TV devices, Webcams, Analogs, DXVA, live broadcasts, and more. Download Daum PotPlayer …

  15. I guess I am the only one who came here to share my very own experience. Guess what!? I am using my laptop for almost the past 2 years, but I had no idea of solving some basic issues. I do not know how to Download Latest PC Cracked Softwares But thankfully, I recently visited a website named pcsoftz.net
    Tenorshare 4uKey For Android Crack
    Adobe Photoshop Lightroom Crack
    Restoro Crack
    Icecream PDF Editor Pr Crack
    Start Menu X PRO Crack
    IObit Uninstaller Pro Crack
    CyberGhost VPN Crack
    Burp Suite Pro Crack
    Navicat Premium Crack
    IObit Driver Booster Pro Crack